BAB IV
PEMBAHASAN
STRUKTUR ORGANISASI DAN KEGIATAN LABORATORIUM BESERTA RISET YANG DIKERJAKAN
IV.1. PGPS MADUKISMO (PT.Madubaru)
a)
Struktur
organisasi
PG-PS MADUKISMO mempunyai susunan organisasi
yang dipimpin oleh Administratur. Dalam menjalankan tugasnya administratur
dibantu oleh kepala-kepala bagian yang terdiri dari kepala bagian keuangan,
umum, tanaman, instalasi dan pabrikasi. Administrasi juga membawahi staf secara
langsung.Kepala-kepala bagian membawahi kepala sub bagian dan atau kepala
seksi. Masing-masing kepala seksi membawahi sub seksi, setiap sub bagian dan
seksi mempunyai tugas dan wewenang yang telah ditetapkan oleh direksi.
Adapun tugas-tugas administratur dan masing-
masing kepala bagian adalah sebagai berikut:
1.
Direksi
Tugas-tugasnya adalah :
a.
Menentukan tujuan serta menerapkan stategi untuk mecapai tujuan tersebut
b.
Menyusun rencana kerja jangka panjang yang berkesinambungan
c.
Membuat kebijakan dalam bidang keuangan dan personalia
d.
Membuat kebijaka dan pedoman peyusunan tahunan
2.
Administrasi
Adalah pimpinan tertinggi yang menangani proses
produksi. Tugas-tugasnya adalah sebagai berikut:
a.
Memimpin, mengkoordinir dan mengawasi bagian-bagian dibawahnya
b.
Melaksanakan policy perusahaan sesuai dengan yang ditetapkan direksi
c
Mengajukan rencana poduksi.
3.
Kepala
Bagian Keuangan
Tugas-tugasnya adalah:
a.
Menyediakan keuangan sebagai modal kerja
b.
Menyusun pembukuan dan mengurus arsip surat-surat perusahaan
c.
Menyediakan keuangan untuk administrasi dan pengobatan karyawan serta
memberikan dana sosial
d.
Mengajukan laporan keuangan dan melaksanakan tugas lain
4.
Kepala
Bagian Sumber Daya Manusia
Tugas-tugas kepala bagian sumber daya manusia
adalah :
a.
Melaksanakan fungsi operasional berupa pengaaan tenaga kerja, latihan an
pengembangan dan pemeliharaan kerja
b.
Memelihara hubungan baik dengan organisasi karyawan, misal yayasan pensiunan
dan koperasi karyawan
c.
Kepala bagian sumber daya manusia membawahi kepala seksi pekerjaan, kepala
seksi pelatihan dan pengembangan, kepala seksi poliklinik serta beberapa kepala
sub seksi.
5.
Kepala
Bagian Umum
Tugas-tugasnya adalah sebagai berikut :
a.
Membantu kepala bagian keuangan dalam menjalankan tugas pemimpin
b.
Melaksanakan pengawasan terhadap orang luar yang masuk kedalam lingkungan
pabrik
c.
Kepala bagian umum membawahi kepala seksi rumah tangga dan sekretariat, kepala
seksi kendaraan dan kepala seksi keamanan
6.
Kepala
Bagian Tanaman
Tugas-tugasnya adalah sebaga berikut :
a.
Mengkoordinasikan urusan tanaman mulai dari pengadaan bibit, pengolahan tanah,
penanaman sampai penebangan tebu
b.
Menyusun anggaran belanja tanaman
c.
Menyusun kebutuhan tanaman, misal alat-alat pertanian dan pupuk
7.
Kepala
Bagian Pabrikasi
Dalam melaksanakan tugas-tugasnya kepala bagian
pabrikasi dibantu oleh beberapa chemicer. Tugas-tugasnya adalah sebagai berikut
:
a.
Mengatur, memimpin dan melaksanakan proses produksi
b.
Memeriksa bahan pmbantu, menentukan redemen tebu dan menentukan jadwal tebang
c.
Melaksanakan pengawasan mutu gula
8.
Kepala
Bagian Pabrik Spiritus
Tugas-tugasnya adalah :
a.
Menjalankan kebijaksanaan administratur dalam bidang produksi alkohol dan
spiritus
b.
Melaksanakan kebijakan-kebijakan administratur dalam hal proses produksi,
pengendalian dan pemeliharaan produk serta reparasi dan perluasan instalasi
pabrik alkohol dan spiritus
9.
Kepala
Bagian Instalasi
Dalam melaksanakan tugasnya bagian instalasi
dibantu oleh beberapa masinis yang bekerja sesuai dengan bagian-bagianny.
Adapun tugas-tugas kepala bagian instalasi adalah sebagai berikut:
a.
Melakukan perbaikan-perbaikan pada mesin-mesin produksi yang mengalami
kerusakan
b.
Memelihara dan merawat pesawat-pesawat proses produksi serta mesin-mesinnya.
b)
RISET
YANG DIKERJAKAN ATAU PRODUKSI YANG DI LAKUKAN DI PG MADUKISMO
Produksi di PG madukismo ada 2 yaitu:
·
Produksi
Utama ( dari PG. Madukismo )
Gula pasir dengan kualitas SHS IA (Superior
Head Sugar) atau GKP (Gula Kristal Putih). Mutu produksi di pantau oleh P3GI
Pasuruan (Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia).
·
Produksi
Samping ( dari PS. Madukismo )
- Alkohol murni ( kadar minimal 95% )
- Spiritus bakar ( kadar 94% )
1.
PANENAN
( PASCA PANEN )
Tebu dipanen setelah cukup masak,dalam arti kadar gula(sakarosa)
maksimal, dan kadar gula pecahan (monosakarida) minimal. Untuk itu dilakukan
analisa pendahuluan untuk mengetahui faktor kemasakan, koefesiensi daya tahan
dan lain-lain. Ini dilakukan kira-kira 1,5 bulan sebelum giling dimulai tebu
diangkat dari kebun dengan truck atau roli tebu. Pelaksanaan tebang bisa
dilaksanakan petani sendiri atau diserahkan pabrik dengan biaya oleh petani
sesuai kesepakatan dalam FMPG ( Forum Musyawarah Produksi Gula ). Beberapa KUD
yang mandiri telah dapat melaksanakan tebang angkut sendiri. Kapasitas tebang
harus sama dengan kapasitas giling agar tidak terjadi stagnasi di emplasement
yang akan menurunkan rendemen, dan sebaliknya kekurangan tebu akan menyebabkan
berhenti giling, produksi ampas berkurang, sehigga perlu subleksi BBM untuk
bahan bakar stasiun boiler, jumlah tebu ditebang per hari sekitar 3000 ton,
alat transportasinya 80% menggunakan truck 20% dengan lori
Tidak ada komentar:
Posting Komentar