Sabtu, 03 Mei 2014

BAB IV
PEMBAHASAN STRUKTUR ORGANISASI DAN KEGIATAN LABORATORIUM BESERTA RISET YANG DIKERJAKAN
IV.1. PGPS MADUKISMO (PT.Madubaru)
a)      Struktur organisasi
PG-PS MADUKISMO mempunyai susunan organisasi yang dipimpin oleh Administratur. Dalam menjalankan tugasnya administratur dibantu oleh kepala-kepala bagian yang terdiri dari kepala bagian keuangan, umum, tanaman, instalasi dan pabrikasi. Administrasi juga membawahi staf secara langsung.Kepala-kepala bagian membawahi kepala sub bagian dan atau kepala seksi. Masing-masing kepala seksi membawahi sub seksi, setiap sub bagian dan seksi mempunyai tugas dan wewenang yang telah ditetapkan oleh direksi.
Adapun tugas-tugas administratur dan masing- masing kepala bagian adalah sebagai berikut:
1.      Direksi
Tugas-tugasnya adalah :
a. Menentukan tujuan serta menerapkan stategi untuk mecapai tujuan tersebut
b. Menyusun rencana kerja jangka panjang yang berkesinambungan
c. Membuat kebijakan dalam bidang keuangan dan personalia
d. Membuat kebijaka dan pedoman peyusunan tahunan

2.      Administrasi
Adalah pimpinan tertinggi yang menangani proses produksi. Tugas-tugasnya adalah sebagai berikut:
a. Memimpin, mengkoordinir dan mengawasi bagian-bagian dibawahnya
b. Melaksanakan policy perusahaan sesuai dengan yang ditetapkan direksi
c Mengajukan rencana poduksi.

3.      Kepala Bagian Keuangan
Tugas-tugasnya adalah:
a. Menyediakan keuangan sebagai modal kerja
b. Menyusun pembukuan dan mengurus arsip surat-surat perusahaan
c. Menyediakan keuangan untuk administrasi dan pengobatan karyawan serta memberikan dana sosial
d. Mengajukan laporan keuangan dan melaksanakan tugas lain

4.      Kepala Bagian Sumber Daya Manusia
Tugas-tugas kepala bagian sumber daya manusia adalah :
a. Melaksanakan fungsi operasional berupa pengaaan tenaga kerja, latihan an pengembangan dan pemeliharaan kerja
b. Memelihara hubungan baik dengan organisasi karyawan, misal yayasan pensiunan dan koperasi karyawan
c. Kepala bagian sumber daya manusia membawahi kepala seksi pekerjaan, kepala seksi pelatihan dan pengembangan, kepala seksi poliklinik serta beberapa kepala sub seksi.

5.      Kepala Bagian Umum
Tugas-tugasnya adalah sebagai berikut :
a. Membantu kepala bagian keuangan dalam menjalankan tugas pemimpin
b. Melaksanakan pengawasan terhadap orang luar yang masuk kedalam lingkungan pabrik
c. Kepala bagian umum membawahi kepala seksi rumah tangga dan sekretariat, kepala seksi kendaraan dan kepala seksi keamanan

6.      Kepala Bagian Tanaman
Tugas-tugasnya adalah sebaga berikut :
a. Mengkoordinasikan urusan tanaman mulai dari pengadaan bibit, pengolahan tanah, penanaman sampai penebangan tebu
b. Menyusun anggaran belanja tanaman
c. Menyusun kebutuhan tanaman, misal alat-alat pertanian dan pupuk

7.      Kepala Bagian Pabrikasi
Dalam melaksanakan tugas-tugasnya kepala bagian pabrikasi dibantu oleh beberapa chemicer. Tugas-tugasnya adalah sebagai berikut :
a. Mengatur, memimpin dan melaksanakan proses produksi
b. Memeriksa bahan pmbantu, menentukan redemen tebu dan menentukan jadwal tebang
c. Melaksanakan pengawasan mutu gula

8.      Kepala Bagian Pabrik Spiritus
Tugas-tugasnya adalah :
a. Menjalankan kebijaksanaan administratur dalam bidang produksi alkohol dan spiritus
b. Melaksanakan kebijakan-kebijakan administratur dalam hal proses produksi, pengendalian dan pemeliharaan produk serta reparasi dan perluasan instalasi pabrik alkohol dan spiritus

9.      Kepala Bagian Instalasi
Dalam melaksanakan tugasnya bagian instalasi dibantu oleh beberapa masinis yang bekerja sesuai dengan bagian-bagianny. Adapun tugas-tugas kepala bagian instalasi adalah sebagai berikut:
a. Melakukan perbaikan-perbaikan pada mesin-mesin produksi yang mengalami kerusakan
b. Memelihara dan merawat pesawat-pesawat proses produksi serta mesin-mesinnya.
b)      RISET YANG DIKERJAKAN ATAU PRODUKSI YANG DI LAKUKAN DI PG MADUKISMO

Produksi di PG madukismo ada 2 yaitu:
·         Produksi Utama ( dari PG. Madukismo )
Gula pasir dengan kualitas SHS IA (Superior Head Sugar) atau GKP (Gula Kristal Putih). Mutu produksi di pantau oleh P3GI Pasuruan (Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia).
·         Produksi Samping ( dari PS. Madukismo )
-        Alkohol murni ( kadar minimal 95% )
-        Spiritus bakar (  kadar 94% )
1.      PANENAN ( PASCA PANEN )
Tebu dipanen setelah cukup masak,dalam arti kadar gula(sakarosa) maksimal, dan kadar gula pecahan (monosakarida) minimal. Untuk itu dilakukan analisa pendahuluan untuk mengetahui faktor kemasakan, koefesiensi daya tahan dan lain-lain. Ini dilakukan kira-kira 1,5 bulan sebelum giling dimulai tebu diangkat dari kebun dengan truck atau roli tebu. Pelaksanaan tebang bisa dilaksanakan petani sendiri atau diserahkan pabrik dengan biaya oleh petani sesuai kesepakatan dalam FMPG ( Forum Musyawarah Produksi Gula ). Beberapa KUD yang mandiri telah dapat melaksanakan tebang angkut sendiri. Kapasitas tebang harus sama dengan kapasitas giling agar tidak terjadi stagnasi di emplasement yang akan menurunkan rendemen, dan sebaliknya kekurangan tebu akan menyebabkan berhenti giling, produksi ampas berkurang, sehigga perlu subleksi BBM untuk bahan bakar stasiun boiler, jumlah tebu ditebang per hari sekitar 3000 ton, alat transportasinya 80% menggunakan truck 20% dengan lori

Tidak ada komentar:

Posting Komentar